Monday, 18 April 2016

Sistem Terdistribusi

Interface Service
Interface service adalah metode standard komunikasi yang dapat dipakai oleh siapapun tanpa membedakan vendornya. Interface Service merupakan titik point yang konsumen gunakan untuk mengakses fungsionalitas yang diarahkan oleh aplikasi. Interface Service biasanya menggunakan alamat jaringan, yang berarti bahwa ia dapat  di akses oleh konsumen lebih dari beberapa macam komunikasi jarigan. Alamat jaringan dapat terkenal lokasinya atau ia dapat terkandung dari direktori service seperti UDDI.
Interface Service mengimplementasikan kontrak antara konsumen dan penyedia. Kontrak ini memungkinkan mereka untuk bertukar informasi bahkan jika mereka berada di sistem yang berbeda. Interface Service bertanggung jawab untuk semua rincian pelaksanaan yang dibutuhkan untuk melakukan komunikasi ini. Rincian tersebut termasuk tetapi tidak terbatas pada:
  • Network protocol
Interface Service harus merangkum semua aspek dari network protocol yang digunakan untuk komunikasi antara konsumen dan pelayanan. Sebagai contoh, anggaplah layanan terkena konsumen melalui HTTP melalui jaringan TCP/IP. Anda dapat menerapkan Interface Service sebagai komponen ASP.NET diterbitkan ke URL terkenal. KomponenASP.NET menerima permintaan HTTP, ekstrak informasi yang dibutuhkan oleh layanan untuk memproses permintaan tersebut, memanggil implementasi layanan, paket respon layanan, dan mengirim respon kembali ke konsumen sebagai respon HTTP. Dari perspektif layanan, satu-satunya komponen yang memahami HTTP adalah antarmuka layanan. Pelaksanaan layanan memiliki kontrak sendiri dengan antarmuka layanan dan seharusnya tidak memiliki ketergantungan pada spesifikasi teknologi yang digunakan konsumen untuk berkomunikasi dengan antarmuka layanan.
  • Data formats
Menerjemahkan Interface Service konsumen antara format data dan format data yang mengharapkan layanan. Sebagai contoh, konsumen eksternal untuk perusahaan dapat menyediakan data dan mengharapkan data yg berada dalam format XML yang sesuai dengan skema standar industri XML. Konsumen internal untuk perusahaan mungkin ingin menggunakan format XML dioptimalkan untuk layanan tertentu. Interface Service bertanggung jawab untuk mengubah dan pemetaan kedua format data dalam format yang dapat menggunakan layanan ini. Pelaksanaan pelayanan tidak memiliki pengetahuan tentang format data spesifik Interface Service mungkin gunakan untuk berkomunikasi dengan konsumen.
  • Security
Interface Service harus dipertimbangkan batas kepercayaan sendiri. Konsumen yang berbeda mungkin memiliki persyaratan keamanan yang berbeda, jadi terserah untuk Interface Service untuk melaksanakan konsumen spesifik persyaratan. Misalnya, konsumen eksternal untuk perusahaan umumnya akan memiliki persyaratan keamanan yang lebih ketat daripada konsumen internal untuk perusahaan. Konsumen eksternal mungkin memiliki persyaratan otentikasi kuat dan hanya dapat diberi kewenangan untuk melakukan subset yang sangat terbatas dari operasi yang berwenang untuk konsumen internal. Konsumen internal dapat dipercaya secara implisit untuk kebanyakan operasi dan hanya membutuhkan otorisasi untuk operasi yang paling sensitif.
  • Service level agreements
Interface Service memiliki peran signifikan dalam memastikan bahwa pelayanan memenuhi komitmen tingkat layanan untuk satu set khusus konsumen. Interface Service dapat mengimplementasikan caching untuk meningkatkan waktu respon dan mengurangi konsumsi bandwidth. Beberapa contoh dari Interface Service dapat digunakan di satu set beban-seimbang node pengolahan untuk mencapai skalabilitas, ketersediaan, dan kesalahan-toleransi persyaratan.
File Sistem Terdistribusi
  1. Pengertian File Sistem Terdistribusi
File Sistem Terdistribusi adalah file sistem yang mendukung sharing files dan resources dalam bentuk penyimpanan persistent di sebuah network. Tujuan utama dari sistem file terdistribusi yaitu mencontoh fungsi dari sistem file non‐terdistribusi pada program klien yang berjalan di komputer‐komputer dalam suatu jaringan. Dimulai dengan pembahasan mengenai sistem storage terdistribusi dan non‐terdistribusi. Sistem file terdistribusi mendukung pengiriman informasi dalam bentuk file dan sesumber hardware dalam bentuk storage lewat intranet.
  1. Pengenalan File Service
File service adalah suatu perincian atau pelayanan dari file system yang ditawarkan pada komputer client. Suatu file server adalah implementasi dari file service dan berjalan pada satu atau lebih mesin.
File itu sendiri berisi dari nama, data dan atribut file seperti kepemilikan file, ukuran, waktu pembuatan file dan hak akses file. File sistem merupakan mekanisme penyimpanan online serta untuk akses, baik data maupun program yang berada dalam sistem operasi.
  1. Karakteristik File Sistem
File Sistem adalah bertanggung jawab untuk pengorganisasian, penyimpanan, pencarian keterangan, penamaan, sharing atau pembagian dan protection atau perlindungan dari file-file.
File berisi dari dua bagian penting yaitu data dan atribut. File sistem didesain untuk menyimpan dan mengatur banyak dan besar file dengan fasilitas untuk membuat, memberi nama dan menghapus file. File system juga bertanggung jawab untuk pengontrolan dari akses file, akses terbatas ke file oleh user yang berhak dan tipe-tipe dari akses yang diminta.
  1. Operasi pada file
Create / delete
Query / Modifikasi Atribut
Open / Close
Read / Write
Akses Kontrol
  1. Organisasi penyimpanan
Struktur direktori (hirarki, pathname)
Metadata (pengaturan informasi file) : atribut file, informasi struktur direktori, dll.
  1. Atribut File
File adalah kumpulan informasi berkait yang diberi nama dan direkam pada penyimpanan sekunder. Atribut file terdir dari :
  • Nama
Merupakan satu-satunya informasi yang tetap dalam bentuk yang bisa dibaca oleh manusia (human readable form)
  • Type
Dibutuhkan untuk sistem yang mendukung beberapa tipe berbeda
  • Lokasi
Merupakan pointer atau penunjuk ke device dan lokasi file pada device tersebut berada
  • Ukuran (Size)
Ukuran file pada saat itu, baik dalam byte, huruf ataupun blok
  • Proteksi
Informasi mengenai kontrol akses, misalnya siapa saja yang boleh membaca, menulis dan mengeksekusi file
  • Waktu, tanggal dan identifikasi pengguna
Informasi ini biasanya disimpan untuk :
  • Pembuatan file
  • Modifikasi terakhir yang dilakukan pada file
  • Penggunaan terakhir file
  1. Struktur File System
Modul direktori : menghubungkan nama file  dengan ID file
  • Modul File : menghubungkan ID dengan file tertentu
  • Modul Akses Kontrol : memeriksa permission utuk operasi yang diminta
  • Modul Akses File : read / write data file atau atribut
  • Modul Blok : akses dan alokasi blok disk
  • Modul Perangkat : disk I/O dan buffering
  1. Komponen File service
  2. Komponen-komponen file service adalah terdiri dari :
File Service
Pengoperasian dari masing-masing file.
Directory Service
Management atau pengaturan direktori
Naming Service
  1. Location Independence :
File dapat dipindahkan tanpa penggantian nama
  1. Kebutuhan file sistem terdistribusi
  2. Transpansi
Keseimbangan antara flesibilitas dan skalabilitas terhadap kompleksitas dan performansi dalam desainnya.
  1. Update file konkuren
Perubahan pada sebuah file oleh seorang klien seharusnya tidak menganggu operasi dari
klien lain yang pada saat bersamaan mengakses atau mengubah file yang sama.
  1. Replikasi file
Beberapa file service mendukung penuh replikasi, tetapi kebanyakan mendukung caching file atau portion file secara lokal, bentuk replikasi yang terbatas.
  1. Ke‐heterogen‐an sistem operasi dan hardware
Antarmuka service sebaiknya didefinisikan sehingga software klien dan server dapat diimplementasikan untuk sistem operasi dan komputer yang berbeda.
  1. Toleransi kesalahan
Server bisa menjadi stateless, sehingga dapat di‐restart dan service di‐restore kembali setelah mengalami failure tanpa perlu me‐recover state sebelumnya.
  1. Konsistensi
Ketika file‐file direplikasi atau di‐cache pada site yang berbeda, ada delay yang tak bisa dihindari pada propagasi modifikasi dari satu site ke set lain yang membawa copy, dan ini bisa menghasilkan beberapa deviasi dari one‐copy semantic.
  1. Keamanan
Secara virtual, semua sistem file menyediakan mekanisme kontrol akses berdasarkan kegunaan dari daftar kontrol akses.
  1. Efisiensi
File service terdistribusi sebaiknya menawarkan fasilitas yang paling tidak, sama bagusnya dengan yang ditemukan pada sistem file konvensional, dan sebaiknya mendapat level performance yang dapat diperhitungkan.
Komponen File Service
Komponen-komponen file service terdiri dari :
  1. File Service
Pengoperasian dari masing-masing file atau File service adalah suatu perincian atau pelayanan dari file system yang ditawarkan pada komputer client. Suatu file server adalah implementasi dari file service dan berjalan pada satu atau lebih mesin. File itu sendiri berisi dari nama, data dan atribut file seperti kepemilikan file, ukuran, waktu pembuatan file dan hak akses file.
  1. Directory Service
Management atau pengaturan direktori. Sebuah service yang digunakan untuk menghubungkan semua resource yang ada pada jaringan dan berperan semacam sebuah buku telpon raksasa. Directory service pada NT 4 mempunyai peran penting dalam mengatur proses logon dan administrasi security secara terpusat.
Pada generasi DS yang lebih lanjut, Microsoft memperkenalkan ADS yang disertakan bersama OS Windows 2000 server. ADS generasi kedua ini mempunyai kemampuan yang jauh lebih besar daripada pendahulunya. Selain itu Microsoft juga mempermudah administrasi dari ADS dengan menggunakan system hierarchical view dan multimaster.
  1. Naming Service
Suatu name service dapat menyimpan kumpulan satu atau lebih konteks penamaan yaitu sehimpunan keterkaitan antara nama dan atribut objek, seperti user, komputer, services, dan remote object.
Contoh File Service : NFS (Network File System) dan AFS (Andrew File System)
Sumber:

Tuesday, 5 April 2016

PENGANTAR SISTEM TERDISTRIBUSI


PROTOKOL

Protokol diperlukan sebagai sebuah aturan baku agar komputer yang tergabung dalam jaringan dapat saling berkomunikasi. Setiap komputer dalam sebuah jaringan dapat berkomunikasi asal dapat menggunakan protokol yang sama. Protokol yang banyak digunakan di internet adalah adalah yang terdiri dari empat lapisan, yaitu lapisan application, transport, internet dan network accsess. Masing-masing lapisan memiliki fungsi yang berbeda-beda.

•    lapisan application bertugas mengatur interaksi antara pengguna komputer dengan program aplikasi yang dipakai.
•    lapisan transport berfungsi untuk memecah data dari lapisan application menjadi segmen-segmen dan membangun hubungan dari satu titik ke titik lainnya.
•    Lapisan internet bertugas untuk mengirim packet atau datagram(sekelompok data) dari satu lokasi kelokasi lainnya.
•    Lapisan network accsess bertanggung jawab untuk memindahkan data dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

Protokol juga dapat diartikan sebagai sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim dan sisi penerima agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar, walaupun sistem yang ada dalam jaringan tersebut berbeda sama sekali. Protokol ini mengurusi perbedaan format data pada kedua sistem hingga pada masalah koneksi listrik.

Komponen Protokol

•    Aturan atau prosedur, mengatur pembentukan/pemutusan hubungan
•    Format atau bentuk, mengatur proses transfer data representasi pesan
•   Kosakata (vocabulary), jenis pesan dan makna masing-masing pesan Fungsi Protokol Secara umum fungsi dari protokol adalah untuk menghubungkan sisi pengirim dan sisi penerima dalam berkomunikasi serta dalam bertukar informasi agar dapat berjalan dengan baik dan benar.

Fungsi protokol

• Fragmentasi dan reassembly Fungsi dari fragmentasi dan reassembly adalah membagi informasi yang dikirim menjadi beberapa paket data pada saat sisi pengirim mengirimkan informasi dan setelah diterima maka sisi penerima akan menggabungkan lagi menjadi paket informasi yang lengkap.
• Encapsulation Fungsi dari encapsulation adalah melengkapi informasi yang dikirimkan dengan address, kode-kode koreksi dan lain-lain.
• Connection control Fungsi dari connection control adalah membangun hubungan (connection) komunikasi dari sisi pengirim dan sisi penerima, dimana dalam membangun hubungan ini juga termasuk dalam hal pengiriman data dan mengakhiri hubungan.
• Flow control Berfungsi sebagai pengatur perjalanan datadari sisi pengirim ke sisi penerima.
• Error control Dalam pengiriman data tak lepas dari kesalahan, baik itu dalam proses pengiriman maupun pada waktu data itu diterima. Fungsi dari error control adalah mengontrol terjadinya kesalahan yang terjadi pada waktu data dikirimkan.
• Transmission service Fungsi dari transmission service adalah memberi pelayanan komunikasi data khususnya yang berkaitan dengan prioritas dan keamanan serta perlindungan data.

IP adalah protokol lapisan jaringan atau protokol lapisan internetwork yang digunakan oleh protokol TCP/IP untuk melakukan pengalamatan dan routing paket data antar host-host di jaringan komputer berbasis TCP/IP. Alamat IP terdiri dari dua bagian, yaitu bagian alamat jaringan dan bagian alamat HOST. Yang disebut HOST adalah perangkat-perangkat yang ada di dalam sebuah jaringan seperti komputer (server dan client), router dan sebagainya. Perangakat-perangkat tersebut digabungkan menjadi satu jaringan. Setiap alamat IP memiliki alamat host sekaligus alamat jaringan.

Alamat IP digunakan untuk pengalamatan komputer ataupun peralatan lain yang terhubung ke internet dimana memiliki format bilangan binner ukuran 32 bit (32 digit), namun untuk memudahkan pembacaan, alamat IP dibuat dalam membentuk empat angka desimal yang dipisahkan dengan titik. Masing-masing angka desimal tersebut disebut oktet karena terdiri dari delapan digit bilangan biner.
Di era sekarang ini cukup banyak peralatan yang terkoneksi ke internet sehingga alamat IP yang masih tersedia saat ini menjadi terbatas. Untuk itu, ada beberapa hal yang kemudian dilakukan untuk menghemat alamat IP, yaitu IP private dan subnetting. Alamat IP yang banyak digunakan di internet adalah Ipv4 yang sebentar lagi hampir habis digunakan. Oleh karena itu, diciptakan Ipv6 yang memiliki daya tampung yang lebih besar. Ipv6 memiliki panjang 16 byte (128 bit/digit) dengan format penulisan dalam delapan bilangan heksa decimal yang masing-masing dipisahkan oleh titik dua.
Aplikasi-aplikasi terdistribusi memiliki lebih dari satu komponen yang dapat saling berkomunikasi. Dalam sebuah aplikasi terdistribusi perlu adanya protokol atau standar supaya setiap aplikasi yang berlainan vendor atau pembuatan dapat saling berkomunikasi dengan baik. Dalam membuat aplikasi terdistribusi, program yang dibuat perlu memiliki toleransi yang tinggi terhadap kesalahan.



Penerapan Komputasi Moderen pada Website Mediafire

           Komputasi awan (cloud computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer dan pengembangan berbasis Internet (‘awan’). Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya.Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya  tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya.Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing “Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain.


           MediaFire adalah hosting gratis  gambar file dan situs web yang dimulai pada tahun 2006 dan terletak di Harris County, Texas, Amerika Serikat.  domain Mediafire.com menarik hampir sembilan juta pengunjung per tahun pada tahun 2008 menurut sebuah studi Compete.com. Pada kasus kali ini saya akan menggunakan mediafire sebagai file hosting saya, karena alasan-alasan yang lebih masuk akal, diantaranya adalah tanpa iklan… meskipun tidak ada layanan berbayar yang saya dapatkan dari situs ini, tetapi ini lebih menarik dan menyenangkan hati pengunjung.

           Ini adalah tampilan jika media fire akan di akses / di download oleh seseorang yang telah mengupload filenya kedalam web tersebut.

           Diperkirakan tampilan myfilenya seperti gambar di atas , seharusnya tampilan di atas tidak seperti ini ,tapi karena internetnya lemot / tidak kuat akses maka yang ada hanya tampilan atasnya saja , sedangkan fiile saya tidak terlihat



sumber

http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_awan

http://indonesianovel.jigsy.com/entries/mediafire/pengertian-mediafire

https://upzzpu.wordpress.com/2013/03/23/implementasi-komputasi-modern/



Monday, 21 March 2016

Konsep Komunikasi Data

             Komunikasi data adalah pengiriman data menggunakan transmisi elektronik dari terminal atau komputer satu ke terminal atau komputer lain. Sistem yang memungkinkan terjadinya transmisi data disebut jaringan komunikasi data. Jaringan komunikasi data merupakan komponen penting bagi peradaban  masyarakat di abad ini, yaitu peradaban yang didominasi oleh komputer dan yang menjadikan informasi menjadi komoditas utama. 

           Jaringan dalah seri atau deratan dari beberapa poin "node" yang dihubungkan oleh beberapa jenis saluran komunikasi sedangkan jaringan komputer merupakan kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang saling terhubung. Informasi dan  data bergerak melalui media transmisi sehingga memungkainkan pengguan jaraningan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data. Kumpulan jaringan komunikasi data dan orang yang mengirim, menerima serta mengolha dan mengendalikan jraingan, membentuk sistem komunikasi data. 

contoh terminal data (yang umum) yaitu : printer, monito PC, Keyboard, Plotter, Scanner dan masih banyak lagi. 

Elemen-elemen komunikasi data yaitu:
- Source (Sumber data)
- Transmitter (Media Transmisi)
- Transmisi System (Sistem Transmisi)
- Recevier (Penerima Data)
- Destination (Tujuan)

Sumber Data adalah elemen yang bertugas mengirim informasi atau data kepada media transmisi. Sumber data pada umumnya dilengkapi dengan alat antarmuka atau transducer yang dapat mengubah infotrmasi yang akan dikirimkan menjadi bentuk yang sesuai dengan transmisi yang di gunakan, misalnya menjadi
Pulsa listrik
Gelombang electromagnet
pulsa digital seperti PCM (Pulsa Code Modulation)

             Media Transmisi merupakan proses pengiriman data dari satu sumber ke penerima data. beberapa medai transmisi dapat digunakan chanel (jalus) transmisi atau caarier dariu data yang dikirimkan, dapat berupa kabel, gelombang elektromagnetik dan lai-lain. Dalam hal ini media transmisi bertugas menerima berita yang dikirim oleh sumber data. Sedangkan proses pengubahan informasi menjadi bentuk yang sesuai dengan media transmisi disebut modulasi. bila sinyal dimodulasi, maka sinyal akan mampu menempuh jarak yang jauh. dan proses sebaliknya disebut demodulasi. Media transmisi dapat berbentuk :
- Twisted Pair
- Kabel Coaxial
- Kabel FO
- Gelombang Elektromagnetik, dll

             Untuk mengetahui mengenai transmisi data lebih jauh, maka kita perlu mengetahui beberapa hal yang berhubungan dengan proses media transmisi data. hal tersebut menyangkut:
Media transmisi
Kapasasitas chanel transmisi
Tipe dari chanel transimi
Kode transmisi yang digunakan
Metode transmisi
Protokol

Penanganan kesalah transmisi
Pengertian penerima data adalah alat yang menerima data atau informasi, misalkan pesawat telepon, terninal komputer, dan lain-lain. Berfungsi menerima data yang dikirimkan oleh suatu sumber informasi yang melalui terminal data. Perima merupakan suata alat yang disebut receiver yang fungsinya untuk menerima sinyal dari sistem transmisi dan menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap dan digunakan oleh penerima. Sebagai contoh modem yang berfungsi sebagai receiver yang menerima sinyal analog yang dikirim melalui kabel telepon dan mengubahnya menjadi suatu bit stream agar dapat ditangkap oleh komputer penerima. 



                                               Gambar 1.1 Elemen Komunikasi Data

           Tujuan utama sebuah sistem komunikasi adalah pertukaran data antara dua entitas. Unsur-unsur model ini adalah sebagai berikut: 

- Source. Perangkat ini bertugas untuk membangkitkan atau menentukan data yang akan ditransmisikan; misalnya telepon atau komputer personal. 

- Transmitter. Biasanya, data dibangkitkan oleh sistem source dan tidak langsung ditransmisikan secara langsung dalam bentuk sebagaimana data itu dibuat. Sebuah transmitter akan mentransformasikan dan mengkodekan informasi tersebut dalam bentuk sinyal elektormagnetik yang dapat dirambatkan pada sistem transmisi. Misalnya, sebuah modem mengambil bit stream dari sebuah komputer dan mentrasformasikannya dalam bentuk sinyal analog yang dapat dirambatkan pada jaringan telepon. 

- Sistem Transmisi. Ini dapat berupa media transmisi atau jalur komunikasi atau sebuah jaringan kompleks yang menghubungkan source dan destination. 

- Receiver. Receiver menerima sinyal dari sistem transmisi dan mengkonversinya ke dalam bentuk yang dikenali oleh perangkat destination. Misalnya, sebuah modem akan menerima sinyal analog yang datang dari jaringan atau jalur transmisi dan mengkonversinya ke dalam bentuk digital stream. 
Destination. Merupakan tujuan akhir dari pengiriman data yang menerima datadari receiver.



                                                Gambar 1.2 Model Komunikasi Sederhana

Friday, 15 January 2016

Membuat Laporan dengan koneksi ke database menggunakan program Delphi

Jumpa lagi bersama saya. Kali ini saya akan membahas bagaimana mengkoneksikan program delphi ke database. Oke langsung saja.

Langkah pertama di dalam PC/Leptop kita harus terinstal XAPP. Jika belum mempunyai anda dapat download di sini. Jika sudah didownload , selanjutnya dengan membuat database pada MySQL menggunakan phpMyAdmin.  Untuk lebih jelasnya bisa klik disini


Setelah database berhasil dibuat, kita akan membuat table, tentukan “Name” untuk nama table dan “Number of columns:” disini saya akan membuat 4 kolom yang nanti akan diisikan dengan “Nomor Keluarga”,”Kepala Keluarga”, “Alamat”, “Anggota Keluarga”. Kemudian anda sesuaikan table anda dengan data yang ingin anda input, pastikan Type nya benar, jika sudah tekan “Save” referensi tipe data pada MySQL. Sampai disini belum selesai. 

Selanjutnya berpindah pada delphi,
Koneksi Delphi Dengan MySQL
Buat form seperti gambar dibawah ini


Ket : 4 TLabel, 3TEdit, 1TComboBox, dan 5 TButton
//code untuk menambahkan item pada combobox,
//atau bisa juga melalui object inspector pada combobox pilih item
procedure TForm1.FormCreate(Sender: TObject);
begin
  combobox1.Items.Add ('1');
  combobox1.Items.Add ('2');
  combobox1.Items.Add ('3');
  combobox1.Items.Add ('4');
  combobox1.Items.Add ('5');
end;

//code input
procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject);
begin
if edit1.Text = '' then
begin
   Showmessage('Nomor Keluarga masih kosong');
   edit1.SetFocus;
end else
if edit2.Text = '' then
begin
   Showmessage('Kepala Keluarga masih kosong');
   edit2.SetFocus;
end else
if edit3.Text = '' then
begin
   Showmessage('Alamat masih kosong');
   edit2.SetFocus;
end else
if combobox1.Text = '' then
begin
   Showmessage('Anggota Keluarga masih kosong');
   combobox1.SetFocus;
end else
begin
form2.ZQuery1.Append;
form2.ZQuery1.FieldByName('Nomor Keluarga').AsString:=Edit1.Text;
form2.ZQuery1.FieldByName('Kepala Keluarga').AsString:=Edit2.Text;
form2.ZQuery1.FieldByName('Alamat').AsString:=Edit3.Text;
form2.ZQuery1.FieldByName('Jumlah Anggota').AsString:=combobox1.Text;
form2.ZQuery1.Post;
end;
end;
 //code edit
procedure TForm1.Button4Click(Sender: TObject);
begin
if edit1.Text = '' then
begin
   Showmessage('Nomor Keluarga masih kosong');
   edit1.SetFocus;
end else
if edit2.Text = '' then
begin
   Showmessage('Kepala Keluarga masih kosong');
   edit2.SetFocus;
end else
if edit3.Text = '' then
begin
   Showmessage('Alamat masih kosong');
   edit2.SetFocus;
end else
if combobox1.Text = '' then
begin
   Showmessage('Anggota Keluarga masih kosong');
   combobox1.SetFocus;
end else
begin
form2.ZQuery1.Edit;
form2.ZQuery1.FieldByName('Nomor Keluarga').AsString:=Edit1.Text;
form2.ZQuery1.FieldByName('Kepala Keluarga').AsString:=Edit2.Text;
form2.ZQuery1.FieldByName('Alamat').AsString:=Edit3.Text;
form2.ZQuery1.FieldByName('Jumlah Anggota').AsString:=combobox1.Text;
form2.ZQuery1.Post;
end;
end;
//code hapus
form2.ZQuery1.Delete;
 //code keluar
application.Terminate;
 //code ke Database
form2.Show;

Untuk menampilkan database nya seperti dibawah  ini terlebih dahulu buatlah form baru, kemudian tambahkan TZConnection, DBGrid,ZQuery, Datasource1, dan Button1 atur icon sesuai selera



Atur properties Object Inspector ZConnection1
hostname : localhost
port : 3306
protocol : mysql-5
user : root
database : sesuaikan dengan nama database
connected : true
 Pada ZQuery1 properties
Connection : ZConnection1
SQL : SELECT * FROM tbdesa
Active : True;
Pada DataSource1 properties
dataset : ZQuery1
Pada Dbgrid1 properties
Datasource : Datasource1

Lalu jika berhasil maka tampilan akan seperti ini



Selanjutnya untuk membuat laporannya, tambahkan TRvProject, TRvDataSetConnection1, TDataSetProvider, TClientDataSet, TRvRenderPDF, TRvRenderTEXT, TRvRenderHTML, TRvRenderRTF, dan atur icon sesuai selera. Contoh pada gambar berikut ini.


pada Object Inspector Properties DataSetProvide
DataSet : ZQuery1
properties Object Inspector ClientDataSet
ProviderName : DataSetProvider1
Active : True
 pada properties Object Inspector RvDataSetConnection1
DataSet : ClientDataSet1

Setelah semua component di seting seperti yang di atas kemudian doubleclick pada component Rvproject yang tadi di masukan ke dalam form, maka akan muncul halaman seperti gambar di bawah ini.


Setelah muncul halaman Ravereport kemudian klik Icon View Data Object yang berada pada bagian toolbar di atas.

Kemudian pilih Direct Data View, nanti akan terlihat Active Data Connections, pilih RvDataSetConnection1 (DT) lalu Finish
Selanjutnya klik Tools >> Report Wizard > > Simple Table
Kemudian akan tampil Select Data view you wish to use for this report pada bagian ini pilih Dataview 1 kemudian klik next , Perhatikan gambar berikut:




field-field mana saja yang akan kalian pilih, saya di sini akan memilih semua field jadi tinggal klik button ALL >> kemudian klik NEXT, akan muncul halaman Arrange Fields in the order you wish them printed pada halaman ini kita bisa mengatur field mana saja yang akan di tampilkan pertama >> NEXT >> lalu akan muncul Report Layout Printout sesuaikan dengan laporan yang akan anda buat, setelah itu klik NEXT maka akan muncul  halaman, disiini kita bisa menentukan jenis huruf apa yang akan kita pakai dan besar,kecilnya.

Setelah selesai menentukan jenis huruf dan ukurannya klik generate.
Kemudian design lah tata letaknya sesuai keinginan anda.

Setelah design selesai kemudian Save RvProject barusan, File >> Save As, simpan rvproject di tempat anda menaruh project anda, supaya mudah di cari.
setelah di save kemudian close Rave report, dan kita kembali ke delphi7.
Langkah selanjutnya adalah memanggil Rvproject yang kita buat tadi.
klik rvproject pada tab objectinspector >> Propertis >> Projectfile kemudian panggil rvproject yang disimpan tadi.
Setelah selesai memanggil Rvproject kemudian double klik pada button preview dan masukan syntax berikut ini Rvproject1.Execute;


Sunday, 10 January 2016

Jual Buah Jenitri / Rudraksha

    


     Nama ilmiah dari pohon dari mana rudraksha/jenitri berasal dari disebut ‘Elaeocarpus sphaericus’. 70% dari pohon yang ditemukan di Kepulauan Jawa Indonesia, 25% di Nepal dan 5% di India. Manik-manik Rudraksha dikatakan mengandung sekitar 50% karbon, nitrogen 1%, 18% hidrogen dan 31% oksigen. Rudraksh juga dikenal dengan nama Shivaksh, Neelkantaksh, Shivbindu, Shivpriya, Paavan, Sarvaksh, Haraksh atau Bhutanashan. Rudraksh manik-manik biasanya ditemukan di empat warna: – Putih, Merah, Hitam dan warna campuran.

    Manfaat ganitri bukan sekadar alat 'hitung' dalam berdoa laiknya tasbih bagi kaum Muslim atau rosario bagi umat Nasrani. Biji ganitri juga berfungsi menghilangkan stres. Itu dibuktikan oleh Dr Suhas Roy dari Benaras Hindu University. Penelitiannya mengungkap utrasum bead-sebutan ganitri di Amerika-biji ganitri mengirimkan sinyal secara beraturan ke jantung ketika digunakan sebagai kalung. Ia mengatur aktivitas otak yang mengarah pada kesehatan tubuh.

    Efek itu diperoleh lantaran biji sima-sebutan ganitri di Sulawesi Selatan-memiliki sifat kimia dan fisik berupa induksi listrik, kapasitansi listrik, pergerakan listrik, dan elektromagnetik. Karena itu biji ganitri mempengaruhi sistem otak pusat saat menyebarkan rangsangan bioelektrokimia. Hasilnya, otak merasa tenang dan menghasilkan pikiran positif.

   Sebetulnya, komposisi kimia ganitri tak beda jauh dengan buah lainnya. Antara lain 50,024% karbon, 17,798% hidrogen, 0,9461% nitrogen, dan 30,4531% oksigen. Beberapa elemen mikro dalam biji tanaman anggota famili Elaeocarpaceae itu adalah aluminum, kalsium, klorin, tembaga, kobalt, nikel, besi, magnesium, mangan, dan fosfor.


    Disini kami menjual berbagai ukuran dan jenis Jenetri asli dari Maluku. dengan kualitas yang terbaik, Kami melayani pemesanan dalam partai kecil sampai partai besar. Dan sebagai sampel kami membuat jenetri dalam bentuk kalung.


Untuk ukuran Jenetri
Jenitri Standar : Ukuran 8 mm – 12 mm harga / biji
Jenitri Gronong : 13 mm keatas harga / kg
Jenitri Bodong : Mukhi 1-21 harga / biji
Jenitri Besar : 20mm – 25 mm harga / biji

Harga tergantung jumlah pembelian, Jenis dan Motif
Silahkan WhatsApp/LIne/Telepom/SMS : +62 823 1225 5030
Tempat Kami berada di Seputaran Depok dan kami selalu Only Ready Untuk anda !!!

Tuesday, 5 January 2016

Contoh Pengantar Bisnis Informatika



1.       Data Perusahaan
Nama Usaha : PT.Boiller
Bidang Usaha : Ayam Potong
Lokasi Usaha : Jln. Pasir-putih no.16 Depok
Alasan pembuatan perusahaan ini adalah untuk mensuplai ayam potong.
2.       Tujuan Usaha
Tujuan dibuatnya PT. Boiller yaitu menjual ayam potong untuk mensuplai ayam potong di Kota Depok.
3.       Jumlah Karyawan
Total : 50 orang
Tugas
Jumlah
Manajer
1
Karyawan
47
Sekertaris
1
Bendahara
1
4.       Proses Produksi
Masing-masing karyawan bertugas untuk memotong ayam, membersihkan ayam, memotong-motong ayam, memeriksa, dan mendistribusikan ayam potong tersebut kerumah makan.
5.       Strategi pemasaran
Metode pemasaran yang dilakukan oleh PT. Boiller yaitu melakukan promosi melalui iklan-iklan yang berbentuk brosur dan informasi dengan web perusahaan.
6.       Hasil Produksi
Produk yang dihasilkan adalah ayam potongan segar
7.        Slogan Perusahaan

" Juaranya Ayam Potong"